Mayat Laki Laki Tua, Terapung Di Sungai Kalidawir Bandarjo Kel Bulak Banteng
Surabaya- Metrosoerya.net, sabtu 04 januari 2020,telah terjadi penemuan mayat seorang laki”di area kali dawer (sungai/saluran air laut) di wilayah perbatasan antara desa bulak banteng bandarejo, kel.bulak banteng. kec.kenjeran,surabaya dengan basis TNI-AL koarmada II.
Menurut keterangan dari nara sumber(masyarakat setempat),awalnya pada hari jum’at 03 januari 2020, pukul17.00, korban lewat jl.raya bulak banteng bandarejo, karena warga mengetahui kalau beliau orang asing(bukan warga setempat)lantas sama warga di ingatkan agar gak melanjutkan perjalanan ke arah utara (ke arah laut), karena upaya warga gak di hiraukan akhirnya sama warga di biarkan.
Gak di sangka pagi harinya sudah ada berita dari mulut ke mulut,bahwa di aliran sungai kalidawer di temukan mayat seorang laki” yang tidak lain adalah saudara HASAN, tmpt/tgl lahir, bangkalan, 30-06-1948 umur 72 th,yang kebetulan berdomisili di dukuh bulak banteng sekolahan 1A no.46 RT 01 RW 06 kel.bulak banteng,kec.kenjeran.
Menurut keterangan dari saudara Rosida (anak korban), HASAN meninggalkan rumah mulai hari kamis tgl 02 jan 2020, sekitar pukul 15.00 wib,dengan memakai baju hem motif kotak warna biru dan sarung warna hijau dan memakai sandal jepit warna pink.
Sedangkan histori kelainan tidak memiliki penyakit bawahan, cuma karena faktor usia yang tergolong tua, jadi kata Rosida(si anak)kadang”dia sering pikun.
Rosida juga menambahkan bahwa selama ini saudara HASAN (korban) setiaphari kerap keluar rumah, dan setelah di cari biasanya ketemu di daerah Ampel, karena sudah beberapa hari gak pulang,akhirnya pihak keluarga melaporkan kejadian ini kepolsek kenjeran.
Berselang 2×24 jam setelah laporan, akhirnya keluarga dapat informasi kalau ada penemuan mayat yang berjenis kelamin laki”, setelah keluarga mendatangi TKP yang terletak di wilayah bulak banteng bandarejo, betapa terkejutnya pihak keluarga, karena yang di lihat ternyata mayat tersebut tidak lain adalah HASAN, orang tua dari saudara Rosida(anak korban).
Akhirnya penemuan mayat ini di laporkan ke polsek kenjeran,dan petugas polsek kenjeran menghubungi polres kp3, guna meminta bantuan team inafis.
Dan selanjutnya jenazah oleh anggota Inafis dari polres kp3 di bawah ke RSUD Dr Soetomo guna kepentingan autopsi.
Selain mengundang antusias dari warga yang merasa penasaran, kejadian ini juga mengundang simpati dari Pak lurah bulak banteng dan Ibu camat kenjeran.
Karena desa bulak banteng bandarejo termasuk wilayah hukum polsek kenjeran, jadi untuk sementara kasus ini masih di tangani polsek kenjeran, guna untuk pengembangan lebih lanjut. Reporter : Mulyono

