Iklan Rokok

26 Juni 2026

Metrosoeryanews

Aktual & Terpeecaya

Mayjend TNI Ilyas Alamsyah Mengisi Materi Wawasan Kebangsaan kepada ASN, TNI, dan Polri se-Kab. Pakpak Bharat

(Metrosoerya.net) – Mayor Jenderal TNI Ilyas Alamsyah, Narasumber Unhan( Universitas Pertahanan) bogor memberikan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan kepada ASN, TNI, dan Polri Se Kabupaten Pakpak Bharat dalam memperingati Hari Bela Negara ke-71 di Balai Diklat Cikaok P. Bharat pada hari kamis 19 Desember 2019.

Turut hadir pada kegiatan Sosialisasi tersebut Dandim 0206/DR Ltk. Arh. Hadi Purwanto,SH, Kapolres P. Bharat, AKBP Alamsyah Hasibua , SIK, MH, PJ. Bupati Asren Nasution, Forkopimda dan pejabat lingkup Pemda P. Bahrat.

Ilyas mengatakan, bangsa yang besar adalah bangsa yang mengenali sejarah, menghormati jasa-jasa para pahlawannya. Para pendiri pendiri bangsa sudah sepakat negara mendirikan negara ini dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila.” Ungkapnya Mengawali.

Dalam materi Sosialisasi Jendral berbintang dua ini juga menceritakan sejarah perjalanan Indonesia dari era kemerdekaan sampai sekarang. Kini, lanjutnya Indonesia tengah berada dalam masa transisi selepas reformasi. Banyak tantangan yang akan dihadapi di fase tersebut. Setidaknya ada dua situasi yang harus disikapi.

Pertama ialah ancaman tentang kelangsungan NKRI dan ancaman terhadap Pancasila. Dalam situasi seperti ini kita harus bersikap tegas membela NKRI dan Pancasila sebagai falsafah bangsa. Kedua yang perlu disikapi ialah perkembangan demokrasi di Indonesia. Misalnya seringkali terjadi pro dan kontra terhadap pemerintah, Namun hal tersebut jangan disalahgunakan.

“Kita harus tetap optimis menjadi bangsa yang besar ke depan. Saya ingin mengajak segenap Komponen masyarakat menyadari, mengambil sikap yang bijaksana, generasi muda harus jadi tonggak kemajuan bangsa untuk mencapai hal tersebut, katanya, pertama harus ada jiwa atau semangat nasionalisme yang ingin berbuat terbaik bagi bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi. Kedua, di era global sekarang kita harus punya daya saing sehingga semakin kompetitif. Ketiga harus disiplin terhadap peraturan dan hukum yang berlaku. “Sebab hukum adalah sesuatu yang harus diimplementasikan bukan dikompromikan,” ujarnya mengakhiri. (Rtyn Prima)

mungkin anda melewatkan