Iklan Rokok

8 Juli 2026

Metrosoeryanews

Aktual & Terpeecaya

NING LIA ISTIFHAMA SOSOK NASIONALIS RELIGIUS DITERIMA DIKANDANG BANTENG

Surabaya-Metrosoerya.net.  Senen malam (26/8) Lia Istifhama semi finalis ning surabaya 2005 yang akrab dipanggil Ning Ceria hadir memenuhi undangan Karang Taruna RW 6 Tambak Sari, Surabaya. Didampingi Ketua RW 6, tokoh masyarakat dan pengurus Karang Taruna Karang Gayam, lia Istifhama menyapa warga saat menggelar Bazaar Rakyat sebagai bagian dari rangkaian kegiatan HUT RI ke-74 yang digelar di sepanjang jalan Karang Gayam bersebelahan dengan stadion Tambak Sari.

Saat ditanya beberapa awak media Lia Istifhama Bacawali Kota Surabaya yang juga keponakan Khofifah Indar Parawansa mengatakan,

“Kegiatan Bazaar Rakyat seperti ini perlu terus dilestarikan dan dikembangkan, mengingat nilai-nilai sosial yang terkandung di dalam kegiatan seperti ini sangat banyak. Disamping masyarakat mendapatkan harga yang murah dan terjangkau, ada nilai silaturahmi, gotong-royong dan kekeluargaan yang bisa terjalin disini. Dan anak-anak kita perlu diperkenalkan pada nilai-nilai sosial yang memang menjadi ciri khas kepribadian bangsa kita, dan menjadi ciri khas warga asli kota surabaya”, jelas Ning Lia Alumni Unair, IAIN Sunan Ampel dan STAI Taruna.

Menurut Abah Waji ketua RW 6 Kec. Tambak Sari yg membawai 19 RT mengatakan, ” meskipun di Tambak Sari terkenal dengan kandang banteng, tapi kami atas nama RW, beberapa Tokoh masyarakat dan warga siap mengawal Ning Lia jika nantinya maju sebagai calon Walikota maupun Calon Wakil Walikota Surabaya. Karena Ning Lia adalah sosok yang cocok sebagai figur mengganti bu risma, karena beliau merakyat bisa berbaur dg siapapun. Buktinya saat didaulat bernyanyi oleh warga, beliau tidak sungkan sungkan untuk bernyanyi, meskipun latar belakangnya seorang dosen, bukan penyanyi”, tegasnya.

Sementara menurut Sudarmanto yang akrab dipanggil Gus Dar ketua Relawan Suroboyo Ceria mengatakan,

” Saat ini surabaya masih layak di pimpin oleh seorang wanita pengganti bu risma, yg humanis tidak pemarah, pekerja keras dan energik. Apakah nantinya sebagai cawali atau wawali kita siap untuk mendukung. Karena kita tahu background beliau adalah dari pengurus Fatayat NU Jatim, sementara gubernurnya juga dari NU, supaya kebijakannya bersinergi dengan gubernur maka sudah selayaknya beliau harus didukung supaya surabaya lebih baik dari sekarang”, tegasnya. (GD)

mungkin anda melewatkan