Iklan Rokok

11 Juli 2026

Metrosoeryanews

Aktual & Terpeecaya

Peduli Kesehatan Masyarakat, Koramil 22/TARUTUNG Ajak Warga Ikut Kegiatan STBM

(Metrosoerya.net) – Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) merupakan sebuah kegiatan kepedulian pemerintah tentang kesehatan masyarakat yang bertujuan untuk STOP BABS (Buang Air Besar Sembarangan) menghentikan kegiatan buang air besar sembarangan yang berdampat pada kesehatan dan nilai etika masyarakat, dari maksud tersebut Dinas kesehatan kan taput menggelar kegiatan pemicuan STBM di Desa Si raja Hutagalung, Kecamatan Siatas barita, Kab. Tapanuli Utara, Kamis (23/05/2019).

Kegiatan pemicuan STBM adalah pendekatan untuk merubah perilaku higienis dan sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode pemicuan. Kegiatan ini merupakan program kerja dari Dinas Kesehatan Kab. Tapanuli Utara, dalam hal ini dilaksanakan oleh UPT Puskesmas siatas barita Kecamatan Siatas barita, dalam rangka percepatan perwujudan bebas buang air besar (BAB) sembarangan dengan tujuan atau goal akhir adalah terciptanya kondisi sanitasi total dalam upaya mengurangi penyakit berbasis lingkungan diantaranya diare, disentri, penyakit kulit, cacingan, demam tifoid, Hepatitis A, E, hingga mal nutrisi dan kematian.

“Dengan kegiatan ini masyarakat dapat sadar akan pentingnya kesehatan sehingga dapat meninggalkan prilaku hidup yg tidak baik dengan membuat jamban yang baik” kata Serda Rudi Amran Babinsa Koramil 22/Tarutung yang juga menghadiri kegiatan Pemicuan STBM (Sanitasi/ Total Berbasis Masyarakat) di Desa Si raja Hutagalung, Kecamatan Siatas barita, Kab. Tapanuli Utara.”saya mengajak masyarakat agar giat dan semangat untuk mengikuti kegiatan ini” katanya lanjud.

Menurut kepala UPT Puskesmas Siatas barita diwakili Dr labora purba “ tantangan pembangunan sanitasi di Indonesia adalah masalah sosial budaya dan perilaku penduduk yang terbiasa buang air besar (BAB) di sembarang tempat (sungai, sawah, ladang, kebun”

Rinset Siringo ringo Amd.Keb, Bidan Desa siraja Hutagalung mengatakan “ dari total sekitar 600KK tinggal 15KK lagi yang belum mempunyai jamban. Yang sudah mempunyai jamban pun tidak semuanya mempunyai sarana sanitasi yang baik dan sesuai dengan standar kesehatan”

Melalui program STBM ini, Babinsa bersama Dinas Kesehatan Kab. Tapanuli Utara, dalam hal ini UPT Puskesmas Siatas barita menghimbau, mengajak, dan mendorong masyarakat Desa Si raja Hutagalung untuk mewujudkan terciptanya sanitasi total dengan cara menjalankan 5 (lima) pilar sanitasi, yaitu :
1. stop BAB sembarangan
2. mencuci tangan dengan sabun
3. mengelola air minum dan makanan yang aman
4. mengelola sampah dengan benar
5. mengelola limbah cair rumah tangga dengan aman

Diharapkan dengan terlaksananya 5 (lima) pilar sanitasi tersebut, derajat kesehatan warga Desa Si raja Hutagalung dapat meningkat, dengan begitu bayi dan anak-anak Desa Siraja Hutagalung dapat lebih sehat dan optimal dalam masa tumbuh kembangnya, warga usia produktif lebih tinggi tingkat produktivitasnya, air sungai berkualitas lebih baik hingga aman untuk digunakan sebagai keperluan sehari-hari warganya. (Rtyn Prima)

mungkin anda melewatkan