Pemantauan Anjal di Karang Tembok, Bhabinkamtibmas Sidotopo Polsek Semampir Pastikan Situasi Kondusif

Oplus_131072
Surabaya | Metro Soerya News. Net – Upaya menjaga ketertiban dan kenyamanan pengguna jalan terus dilakukan jajaran Polsek Semampir. Salah satunya melalui pemantauan aktivitas anak jalanan (anjal) di sejumlah titik yang dinilai rawan mengganggu ketertiban lalu lintas.
Pada Kamis (8/10/2026) sekitar pukul 09.24 WIB, Bhabinkamtibmas Kelurahan Sidotopo Polsek Semampir, Aiptu Mamat Tarmiji, melaksanakan pendampingan pemantauan anjal di kawasan perempatan lampu merah Karang Tembok, Sawah Pulo, Surabaya.
Kegiatan tersebut dilakukan bersama Satpol PP Kecamatan Semampir sebagai langkah antisipasi terhadap aktivitas anjal yang dapat meresahkan maupun mengganggu pengguna jalan raya.
Petugas melakukan pemantauan di sekitar persimpangan dan memastikan situasi tetap terkendali. Dari hasil pemantauan, tidak ditemukan adanya aktivitas anjal di lokasi.
Aiptu Mamat Tarmiji selaku Bhabinkamtibmas Kelurahan Sidotopo mengatakan, pemantauan dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan keberadaan anjal tidak mengganggu ketertiban maupun kenyamanan masyarakat yang melintas.
“Pemantauan ini kami lakukan untuk mengantisipasi aktivitas anak jalanan yang berpotensi mengganggu pengguna jalan. Kami bersama Satpol PP terus melakukan pengawasan di lokasi dan memastikan situasi tetap aman serta kondusif,” ujar Aiptu Mamat.
Sementara itu, Kapolsek Semampir Kompol Herry Iswanto, S.H., menegaskan bahwa kehadiran personel di lapangan merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Pemantauan dilakukan sebagai langkah antisipasi agar aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban di jalan dapat dicegah sejak dini. Kami terus berkoordinasi dengan unsur terkait untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” ujar Kompol Herry Iswanto.
Hingga kegiatan selesai, situasi di sekitar perempatan lampu merah Karang Tembok terpantau aman dan kondusif. Jajaran Polsek Semampir juga terus mengedepankan langkah preventif melalui kehadiran personel di titik-titik yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban.(Red)

