Penutupan Pameran Bersama Seniman Mojokerto Seni Rupa dan Wayang Beber Sajikan Cerita Kedhana-Kedhini dan Uthak-Uthak Ugel
(Metrosoerya.net) Mojokerto – Komunitas Wayang Beber “Panji Warengku” tampil di acara penutupan Pameran Bersama Seniman Mojokerto Seni Rupa dan Wayang Beber yang bertemakan Mitreka Satata, Selasa (19/11/2019) malam.
Kali ini, menampilkan cerita Uthal-Uthak Ugel dan Kedhana-Kedhino, karya Herman Efendi alias Cak Doel.
Uthal-Uthak Ugel dengan Dalang Ni Nandini Aulia Ariffany siswa SMPN 1 Kota Mojokerto.
Sementara, cerita Kedhana-Kedhini dengan Dalang oleh Ni Safa Dwi. A dan Danio Cahya K. siswa SDN Kauman 2 Kota Mojokerto.
Pertunjukan Wayang Beber diiringi musik Perkusi “Panji Maharddhii” dari SDN Kauman 2 Kota Monokerto yang tergabung dalam sanggar Panji Warengku.
Dalam kisah Uthal-Uthak Ugel disampaikan pesan moral agar dalam menjalani hidup, kiya tidak boleh tamak. Ketamakan menjerumuskan hidup kita. Jalani hidup dengan bergotong royong, mengedepankan kebersamaan dan saling tolong menolong sehingga kita menjalaninya dengan damai tanpa pertengkaran. Menjalankan hidup dengan cinta kasih.
Mbak Dani (40 th) orang tua dari Daneo merasa bangga anaknya bisa tampil. “Sebagai orang tua, saya mendukung kegiatan anak saya dalam kesenian Wayang Beber, karena ikut melestarikan budaya bangsa” ucapnya. (Rtyn Prima)

