Perdana Penandatanganan Kontrak Fasilitas Kesehatan Dan Perawatan Lanjut Usia Berbasis Wisata Ekologi Di Sampang
Sampang, Metrosoerya// Acara yang digelar di Gedung Aula Hotel Bahagia, jalan Bahagia Kelurahan Rongtengah Kabupaten Sampang, yang dihadiri oleh Kepala BPMD H. Malik Amrullah. Presidium BKNI- RI RM Tri Harsono, tokoh masyarakat dan kontraktor.minggu(14/12/2019)

Presidium BKNI – RI RM Tri Harsono terlebih dahulu menandatangani kerjasama pembangunan fasilitas kesehatan berbasis pariwisata di depan publik dan media
Dalam sambutannya Tri Harsono mengatakan kontraktor pada kesempatan ini saya hanya berharap mudah-mudahan pembangunan ini sangat bermanfaat untuk masyarakat dan juga bisa membuka pintu gerbang wisata khususnya di Kabupaten Sampang yang bisa dinikmati oleh masyarakat Nasional dan Internasional.
“Mudah-mudahan bisa kerasan apa yang kita tampung untuk bisa bermanfaat kepada pengangguran di Kabupaten Sampang, untuk bisa diberdayakan dan dipekerjakan di wilayahnya”. Ucapnya.
RM Tri Harsono i menambahkan, kita harus menggandeng dengan Dinas Pemerintahan diantaranya Dinas Kesehatan, Dinas Pariwisata dan Dinas PMD, tata ruang yang lain. Kita tidak bisa membangun semata-mata kemauan sendiri. kita harus koordinasi mana titik-titik wisata yang perlu dibangun dan kearifan lokal untuk menggali potensi-potensi yang ada di Kabupaten Sampang.
“Ini perdana, karena yang lain ingin berlomba-lomba ingin cepat ingin menjadi percontohan, kalau sudah dibangun kemungkinan besar 50 persen pimpinan negara akan meninjau”. Imbuhnya.
Kepala DPMD H. Malik Amrullah mengatakan, sekitar bulan Januari ini Tri Harsono akan meluncurkan dua puluh persen dari nilai itu, di dalam nilai tersebut ada untuk pembebasan tanah. Tapi sudah selesai secara administrasi, dengan target pembangunan secara bertahap. Tergantung kontraktor pelaksana tapi yang jelas ada lima milyar untuk tanah, lokasinya harus desa tertinggal.
“Realisasi desa percontohan di antaranya Desa Banjar Kecamatan Kedungdung, Desa Madupat Kecamatan Camplong, Desa Gunung Kesan Kecamatan Karang Penang. Dengan pembangunan fasilitas kesehatan dan perawatan berbasis wisata, semacam rumah sakit yang multifungsi, karena orang jompo dari berbagai negara bisa dirawat di Kabupaten Sampang sambil berwisata”. Ujarnya.
Perlu diketahui Setiap pembangunan dan pembebasan tanah tiap pertitik kurang lebih delapan puluh milyar ( suminto)

