Program JKN-KIS Hadirkan Berkah
(Metrosoerya.net) Mojokerto – Saat ini Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Seperti yang dirasakan oleh Dela (32) warga Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto yang menjadi peserta BPJS Kesehatan dari segmen Pekerja Penerima Upah (PPU). Sejak menjadi peserta JKN-KIS, Dela mengakui bahwa hadirnya program ini sangat membantu, tak hanya bagi dirinya pribadi juga bagi keluarganya yang lain, terutama bagi masyarakat yang kondisi ekonominya menengah ke bawah.
“Saya menjadi peserta JKN sejak 2015, kebetulan hak kelas rawatnya di kelas II didaftarkan dari perusahaan tempat saya bekerja dan di rumah saya juga memiliki usaha mikro dengan 2 orang karyawan sehingga karyawan saya, juga saya daftarkan karena saya khawatir tidak bisa menanggung biaya kesehatan karyawan jika sewaktu-waktu sakit,” ungkap Dela.
Dela sangat merasakan sebelum ada program JKN-KIS biaya perawatan kesehatan dan pengobatan menjadi kendala untuk berkunjung ke fasilitas kesehatan, namun setelah ada program ini masyarakat bisa merasakan ketenangan tanpa khawatir akan biaya yang besar ketika akan berobat.
“Saat ini yang saya tahu JKN-KIS juga banyak memberikan kemudahan kepada peserta kayak pindah faskes itu bisa diakses lewat handphone di aplikasi Mobile JKN, jadi tanpa perlu ribet datang ke kantor. Pelayanan di kantor BPJS sendiri maupun di faskes juga memuaskan dan petugasnya ramah” ucapnya.
Della juga menyampaikan pengalamannya sebelumnya, 2 tahun yang lalu saat berobat ke klinik dan harus menjalani rawat inap karena sakit tipes juga mendapatkan pelayanan yang baik tanpa ada biaya tambahan.
“Alhamdulillah sejak ada program JKN-KIS ini saya jadi lebih tenang, hidup di dalam keluarga maupun di dalam usaha dan tempat saya bekerja, cukup saya membayar iuran untuk saya dan keluarga serta karyawan, kami sudah bisa tenang tanpa khawatir tidak bisa mengakses layanan kesehatan,” katanya.
Lebih lanjut kepada tim Jamkesnews Dela menyampaikan rasa syukurnya serta harapan-harapannya untuk keberlangsungan program JKN KIS.
“Memang kita mendaftar menjadi peserta itu bukan berharap sakit tapi ya buat jaga-jaga saja karena datangnya sakit juga tidak ada yang tahu, ya kita niatkan sebagai sedekah saja semoga kita semua selalu diberikan kesehatan. Sungguh kehadiran JKN-KIS sangat membawa manfaat dan berkah untuk saya sekeluarga, karyawan saya maupun masyarakat luas. Himbauan juga saya sampaikan kepada masyarakat yang belum mendaftar, ayo bersama-sama mendaftar sebagai peserta JKN sebab program mulia ini memiliki prinsip gotong royong melalui iuran yang kita bayarkan. Semoga BPJS Kesehatan dan fasilitas kesehatan tetap selalu memberikan pelayanan terbaik untuk pesertanya,” harap Dela. (Rtyn Prima)

