Rutan Gresik Bekali Warga Binaan dengan Keterampilan Merajut, Siapkan Bekal Hidup Mandiri Pascabebas

Oplus_131072
Gresik|metrosoeryanews.net – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Gresik terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian bagi warga binaan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelatihan keterampilan merajut yang bekerja sama dengan PT Artha Jayendra Perkasa.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Rutan Gresik pada Jumat (10/7/2026) ini menjadi salah satu bekal penting bagi warga binaan untuk membangun masa depan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.
Pelatihan diikuti warga binaan dengan penuh semangat dan antusias. Selama kegiatan, peserta memperoleh materi secara bertahap, mulai dari pengenalan alat dan bahan, teknik dasar merajut, hingga praktik langsung membuat berbagai produk hasil rajutan.
Program ini merupakan bagian dari pembinaan kemandirian yang bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan sebagai peluang usaha maupun sumber penghasilan setelah selesai menjalani masa pidana.
Pelaksana Harian Kepala Rutan Gresik, Dhimas Isdwiyono, menegaskan bahwa pembinaan tidak hanya berfokus pada pemberian keterampilan, tetapi juga membentuk karakter warga binaan agar lebih mandiri, produktif, dan siap kembali berkontribusi secara positif di lingkungan masyarakat.
“Pelatihan ini bukan sekadar mengajarkan keterampilan merajut, tetapi juga membangun mental dan karakter warga binaan agar memiliki rasa percaya diri, mampu berkarya, serta siap menjalani kehidupan yang lebih baik setelah bebas nanti,” ujar Dhimas.
Melalui kolaborasi dengan PT Artha Jayendra Perkasa, Rutan Gresik berharap program pembinaan keterampilan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi warga binaan.
Keterampilan yang diperoleh diharapkan menjadi modal berharga untuk membuka peluang usaha, meningkatkan taraf hidup, sekaligus mendukung proses reintegrasi sosial sehingga mereka dapat kembali diterima dan berperan aktif di tengah masyarakat. (Red)

