Iklan Rokok

8 Juli 2026

Metrosoeryanews

Aktual & Terpeecaya

Upacara Peringatan Hari Bakti TNI Angkatan Udara Ke-72 Tahun 2019

(Metrosoerya.net) Makassar (05/08). Bertempat di Lapangan Apel I Makoopsau II telah dilaksanakan upacara dalam rangka memperingati Hari Bakti TNI Angkatan Udara ke-72 tahun 2019 yang mengambil tema “Bakti Pahlawan Udara Menjadi Tonggak Sejarah, Bakti Generasi Penerus Membangun Kejayaan Angkatan Udara”, baru-baru ini.

Upacara ini diikuti oleh seluruh prajurit TNI Angkatan Udara diantaranya Koopsau II, Kosekhanudnas II, Lanud Sultan Hasanuddin dan jajaran Wing II Paskhas serta Aparatur Sipil Negara (ASN) TNI Angkatan Udara wilayah Makassar. Adapun bertindak selaku Inspektur Upacara Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI Hendrikus Haris Haryanto, S.IP., yang membacakan amanat tertulis Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M. bahwa “selaku Kepala Staf Angkatan Udara mengucapkan terima kasih dan penghargaan setingi-tingginya kepada seluruh prajurit TNI Angkatan Udara dimanapun berada dan bertugas, pengabdian prajurit yang diberikan kepada TNI Angkatan Udara adalah puncak kebanggan saya,” tuturnya.

Kasau menambahkan bahwa “Hari Berkabung AURI” yang sejak tahun 1962 kita peringati sebagai “Hari Bakti TNI Angkatan Udara”, adalah rangkaian peristiwa yang terjadi ketika tiga pesawat TNI Angkatan Udara mengudara dari landasan pacu Lanud Maguwo dan menyerang garis pertahanan Belanda di tiga kota, yaitu Semarang, Salatiga, dan Ambarawa. Diakhir sambutan, Kepala Staf Angkatan Udara juga memberikan motivasi kepada seluruh prajurit TNI Angkatan Udara dengan mengatakan “Ingat dan resapi roh pengabdian para prajurit udara yang berjuang dan gugur di hari yang suci ini. Bangun prestasi dan karakter kejuangan kalian sejak dini. Banggalah karena berprestasi dan bukan karena hal-hal lainnya. Kalian hebat bukan karena pangkat atau harta, tapi karena apa yang ada dalam isi kepala dan hati kalian.

Bangunlah mimpi dan visi tentang Angkatan Udara kita tercinta ini, dengan sehebat hebatnya, dari kecerdasan isi kepala dan kesucian hati kalian. Hari suci ini adalah cetak biru moralitas kepemimpinan ideal Angkatan Udara, yang telah mengalir dari tetes darah para pahlawan. Jika kalian mau berusaha, nama kalian bisa seharum nama para pejuang dan para pahlawan. Apakah perjalanan sejarah kalian nantinya akan terukir dengan tinta emas, biru atau merah. Itu juga terserah apa pilihan kalian. Namun ingatlah, prajurit biasa akan bekerja biasa. Prajurit baik akan bekerja baik. Prajurit hebat tidak hanya bekerja hebat, namun mampu menginspirasi prajurit lain untuk menjadi yang terhebat dari siapa pun,” ujar Kepala Staf Angkatan Udara dalam sambutannya. (Rtyn Prima)

mungkin anda melewatkan