Iklan Rokok

26 Juni 2026

Metrosoeryanews

Aktual & Terpeecaya

Warga Desa Ganggangpanjang Wadul Ke Balai Desa.

Sidoarjo, Metro Soerya.net. Puluhan warga Desa Ganggangpanjang Kecamatan Tanggulangin Kabupaten Sidoarjo mendatangi kantor kepala desa, terkait pelaporan M.Nadhir terhadap beberapa warga Desa Ganggangpanjang  ke Polresta Sidoarjo, karena warga menjadi resah.

Beberapa warga menjadi korban dugaan pencemaran nama M. Nadhir. Warga yang tidak merasa dan tidak tahu-menahu terkait pencemaran nama baik tersebut marah dan menjadi korban. Wargapun meminta kepala desa untuk menjembataninya.

Dengan membawa beberapa spanduk yang bertuliskan himbauan kedamaian dan ketenteraman menuju kantor desa. Warga diterima langsung Kepala Desa Ganggangpanjang Mohamad Adnan. Beberapa warga menjadi korban pelaporan Nadhir karena tidak beralasan.

Dugaan pencemaran nama baik Nadhir bermula selebaran tempelan yang terpampang di dinding kantor balai Rw 1 Desa Ganggangpanjang. Warga tidak tahu menahu siapa pelakunya. Namun pihak pelapor melaporkan beberapa warga yang dituduh mencemarkan nama baiknya.

Salah satunya adalah Kusairi (43th) warga Rt 1, Rw 1 Desa Ganggangpanjang. Ia menjadi terlapor karena dituduh Nadhir ikut mencemarkan nama baiknya, buktinya ia dipanggil pihak Polresta Sidoarjo untuk dimintai keterangannya dan ia tidak tahu siapa yang mencemarkan nama baik pelapor.

“Saya bingung dan tidak mengetahui siapa pelaku pencemaran nama baik Nadhir yang dimaksud. Saat itu ketika dimintai keterangan Polresta Sidoarjo saya jawab adanya,” kata Kusairi, pingsan saat dimintai keterangan Polresta Sidoarjo. Rabu pagi (26/12/2018)

Begitu juga yang dialami Ahmad Jais (63th) warga Rt 2 Rw 1, menurutnya, dirinya tidak tahu siapa pembuat selebaran tersebut, “Saya kaget ada surat panggilan dari Polresta Sidoarjo, padahal saya tidak tahu-menahu terkait pencemaran nama baik itu. Dan surat itu, tidak saya terima langsung dari petugas kepolisian melainkan dari anggota keluarga Nadhir, ini yang menjadi aneh sekaligus binngung, ujarnya.

Pertemuan yang diadakan di Pendopo Balai Desa itu, dihadiri Bhabinsa, Babinkamtibmas, perangkat dan warga desa. Warga menghendaki supaya desa aman, kondusif tanpa ada rasa was-was dan resah.

Sementara itu, Kepala Desa Ganggangpanjang dalam pertemuan itu menyampaikan, bahwa sebelumnya sudah ada komunikasi dengan pihak Nadhir, untuk tidak memperpanjang terkait dugaan pencemaran nama baik.

“Saya kaget, koq masih saja dilaporkan. Dan barusan Nadhir saya hubungi lewat hand phone (hp) supaya hadir dipertemuan ini, tapi dia tidak mau hadir. Menurut Nadhir yang datang di balai desa menjadi provokator”. Pungkasnya. (yun)

mungkin anda melewatkan