MANGKIR DIPANGGIL KOMISI I, AULIA RAHMAN SIDAK KANTOR KECAMATAN DAN KELURAHAN
Sampang Metrosoerya / Kantor Kecamatan Sampang Kota dan 6 Kelurahan menjadi sasaran inspeksi mendadak (sidak) oleh DPRD Komisi I H Aulia Rahman karena tidak datang waktu dipanggil. Kamis (07/12/2019)
Dalam sidak ke kantor Kecamatan dan Kelurahan dipimpin langsung oleh Sekretaris Komisi I DPRD Sampang, H. Aulia Rahman ingin mengetahui seberapa jauh pelayanan publik yang diberikan, tetapi kenyataanya berbeda Kantor Camat dan Kantor Kelurahan banyak yang sudah tutup, cuman beberapa kantor kelurahan yang masih ada yaitu kelurahan Rongtengah dan Kelurahan Gunung Sekar.
Sekretaris komisi I Aulia Rahman mengatakan, saya sangat kecewa terhadap Inspektorat,Camat dan 6 Lurah karena saya panggil kompak tidak hadir satupun, tanpa ada konfirmasi atau pemberitahuan kepada kami. Apa ini memang sengaja mangkir berjamaah.
“Jika ingin mewujudkan Sampang Hebat Bermartabat maka dari itu benahi dulu kinerja yang di bawah antara lain kecamatan dan kelurahan, masak saat jam kerja sudah pulang semua”.Tegasnya
Aulia rahman menambahkan rencana akan ada panggilan berikutnya kepada Inspektorat, Camat dan Lurah yang ada di kecamatan Sampang Terkait ADK.
“Apabila Camat dan kepala Desa tidak datang sesuai dengan UUD NO 2 TAHUN 2018 tanpa ada ada informasi maka kita akan meminta kepada APH untuk menjemput paksa kepada yang tidak hadir “ungkapnya
Disisi lain Heru Susanto, Ketua Forum Kajian Publik (FKP) yang pada saat itu sebagai undangan dari komisi Menyatakan kekesalan dan kekecewaan Terus terang saya bagian dari salah satu yang diundang Komisi I sangat kecewa sekali terhadap perilaku para undangan yang tidak tidak hadir di ruangan komisi besar DPRD Sampang, Padahal yang diundang setau banyak, diantaranya Inspektorat, Barjas, Camat, semua Lurah, Rekanan/kontraktor, Konsultan dll. Dari semua yang diundang tersebut hanya saya yang datang.
“Kami datang jam 09:30 wib tapi sampai jam 13:00 wib tak satupun para undangan ada yang datang. Jujur saya kecewa bukan karena tidak jadinya acara rakor tersebut, tapi saya kecewa karena mereka itu para ASN yang seharusnya memberi contoh yang baik dan kooperatif bukan malah sebaliknya, Ini kan sangat aneh semuanya kompak tidak ada yang hadir seolah-olah yang mengundang (DPRD Sampang) sudah tidak dihargai lagi, kekompakan mereka untuk hadir sepertinya ada unsur sengaja disabotase” tegasnya
Ketua FKP Menambahkan Perlu diketahui sebelumnya Ketua Komisi I DPRD Sampang mengundang Kepala Inspektorat (APIP), Kabag Barjas, Camat Sampang, Semua Lurah, Masyarakat Kelurahan/LSM serta Kontraktor pelaksana, konsultan dll untuk rapat kerja di kantor dewan terkait carut marutnya pengelolaan dana Kelurahan Tahun Anggaran 2019.
“Saya Sebagai masyarakat berharap kepada Bupati dan Wakil Bupati Sampang juga Sekda bisa memberikan tindakan tegas terhadap ASN yang perilakunya sudah upnormal tersebut”.imbuhnya (Suminto)

