Minim nya Pengawasan kecamatan Benjeng Terkait pembangunan Di Desa Sirnoboyo
Gresik – Metrosoerya.net. Pekerjaan proyek pembangunan Drainase atau Tembok Penahan Tanah (TPT) di Desa Sirnoboyo, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, yang bersumber dari dana Bantuan Keuangan (BK) tahun anggaran 2020. Dalam tahap pengerjaan pembangunan terlihat banyak genangan air di lokasi.
Sehingga diduga adanya kelemahan dan lalai dalam sistem pengawasan yang dilakukan oleh pihak-pihak terkait.
Terpisah saat kami mendatangi Kantor Kecamatan Benjeng, Rabu (12/08) dan bertemu dengan Supriadi kasi pembangunan dengan maksud ingin mendapatkan informasi tentang pengawasan atau pembinaan pembangunan di wilayah Desa Sirnoboyo, tetapi pihaknya seolah-olah menutup mata.
“Saya nggak mau ngomong mas, saya nggak mau komentar apa – apa,” ujar Supriadi kepada awak media.
Sangat di sayangkan jika pejabat publik bersikap acuh seperti itu. dan seharusnya sebagai kasi pembangunkan mengawasi semua kegiatan pembangunan yang ada di Desa desa, dan kenapa saat di tanya awak media jawabnya seperti itu, ada apa kasi pembungan dengan kepala Desa Sirnoboyo…? sehingga saat di tanya awak media enggan komentar.
Saat itu Camat Benjeng sedang ada kegiatan di luar.
Beberapa hari kemudian dari tim media mencoba datang ke kantor kecamatan lagi dengan maksud bertemu dengan Camat Benjeng tetapi pihaknya juga kebetulan ada kegiatan di Desa. Lantas kami mencoba menghubungi lewat telepon seluler.
Suryo Wibowo Camat Benjeng saat di konfirmasi tim media tentang pembangunan yang ada di Desa Sirnoboyo lewat telvon whatsapp, Rabu, (19/08/2020) mengatakan, “Sudah ada timnya masing – masing, dari ekbang juga sudah Monev ke lapangan dan sudah di laporkan ke bupati.” ucapnya.
Sebelumnya telah terbit di media Metrosoerya.net dan CYBER88.CO.ID tanggal 04 Agustus 2020, dengan judul, “Pembangunan TPT Desa Sirnoboyo Di Duga Tidak Sesuai Bestek “,
Pungkasnya (sholeh)

