Iklan Rokok

28 Juni 2026

Metrosoeryanews

Aktual & Terpeecaya

BABINSA KORAMIL 01/SUMBUL CEK PERSEDIAAN PUPUK DI KIOS PERTANIAN

(Metrosoerya.net) SUMBUL – Ketersediaan Pupuk pertanian pada kios-kios resmi harus tetap terjamin keberadaannya untuk memenuhi kebutuhan para petani di wilayah desa demi kelancaran proses tanam pada masa tanam pertanian tahun 2020 mendatang, Sabtu (28/12/2019).

Melalui pemeriksaan secara langsung di kios-kios resmi dapat mengetahui stok pupuk yang ada, sehingga dapat di antisipasi dan dipastikan agar petani tidak kesulitan untuk mendapatkan pupuk terlebih Pupuk bersubsidi.

Seperti yang dilakukan Babinsa Koramil 01/Sumbul Kodim 0206/Dairi Koptu Zul Harahap yang melaksanakan pemeriksaan pupuk di kios pertanian UD.Maju Jaya milik bapak D,Simbolon uang bertempat di wilayah pasar kec,Sumbul.

Saat dikonfirmasi, Koptu Zul Harahap mengungkapkan, Pemeriksaan ketersediaan dan harga pupuk yang di fokuskan pada pupuk Bersubsidi ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan pupuk dan harga yang ada di kios-kios pertanian termasuk distribusinya, sehingga tidak ada penyimpangan dan sesuai dengan alokasi kebutuhan pupuk di wilayahnya.

Masih lanjutnya, Sesuai hasil pemeriksaan di kios pertanian UD,Maju Jaya, ketersediaan pupuk jenis Urea,Phonska dan pupuk organik di wilayah kec, Sumbul hingga saat ini masih aman dan tidak mengalami kelangkaan, demikian pula dengan harganya sudah sesuai dengan ketentuan yang telah di tetapkan oleh Pemerintah serta terjangkau oleh para petani, ucapnya.

Danramil 01/Sumbul Kapten Arm L.Situmorang,S Sos membenarkan adanya bahwa para Babinsa selalu melakukan pemantauan ketersediaan pupuk di wilayah binaan untuk mengetahui stok pupuk yang ada di kios-kios pertanian,di kaitkan dengan alokasi kebutuhan kelompok tani (POKTAN) yang ada di wilayah tersebut,hal ini dilakukan guna mengantisipasi terjadinya kelangkaan pupuk akibat penimbunan atau penyimpangan dalam pendistribusian di luar alokasi, sehingga ketersediaan pupuk khususnya pupuk bersubsidi tetap terjamin sesuai alokasi kebutuhan para petani yang ada di wilayah masing-masing.

Terjunnya Babinsa ini sebagai bagian dari upaya khusus (UPSUS) pendampingan ketahanan pangan dalam mendukung Dan mensukseskan pencapaian Swasembada pangan yang di programkan oleh pemerintah, pungkasnya. (Rtyn Prima)

mungkin anda melewatkan