Iklan Rokok

23 Mei 2026

Metrosoeryanews

Aktual & Terpeecaya

Diduga Depresi, Warga Dusun Pager Akhiri Hidup Dengan Gantung Diri

Sidoarjo, Metro Soerya.net – Slamet Hari Anggono (54th) warga Rt 3, Rw 12 Jalan Anusapati Gang Kasuari No. 01 Dusun Pager, Desa Sawotratap Kecamatan Gedangan Kabupaten Sidoarjo, mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, korban diduga depresi karena sakit yang dideritanya, Jum’at sore (1/2/2019).

Warga Dusun Pager Desa Sawotratap digegerkan dengan penemuan mayat seorang laki-laki paruh baya yang bergantung diri di dalam gudang rumahnya. Korban gantung diri, dengan seutas tali tampar warna biru yang diikatkan pada kayu genteng (reng) rumahnya.

Diduga korban depresi akibat penyakit komplikasi yang dideritanya tak kunjung sembuh. Ini terbukti dua hari yang lalu korban baru keluar dari klinik rawat inap serta beberapa dokumen dokter prihal riwayat penyakit yang dideritanya.

Sebelumnya, korban pernah melakukan percobaan bunuh namun gagal karena ketahuan oleh keluarganya. “Dua minggu yang lalu pernah bunuh diri didalam kamarnya, dengan cara kepala ditutup kantong plastik warna hitam dan diisolasi namun diketahui keluarganya”, kata Selamet (50th) tetangga korban.

Selamet juga menjelaskan, korban bunuh diri sekitar jam 10,00 Wib, karena jam 08.00 Wib korban masih menyapa dirinya. Bapak paruh baya ini tinggal sendirian dirumah karena ditinggal istri dan anak sulungnya berobat ke klinik rawat inap, sedangkan yang bungsu belum pulang bekerja, jelasnya.

Diduga, korban sebelum gantung diri  sudah direncanakan, ini terbukti di kanan korban terdapat sebuah tangga yang terbuat dari aluminium. Korban menggunakan kaos dan celana 3/4 warna coklat muda. Bapak dua putra ini, tergantung dengan tampar yang menjerat dilehernya, akibatnya ia meninggal dunia dengan tubuh, bibir sudah membiru dan beberapa jari kaki kiri berdarah akibat terjun dari tangga yang sudah disiapkan sebelumnya.

Orang pertamakali yang mengetahui korban yakni Ferdi, putra sulungnya beserta tetangganya. “Saat itu pintu rumah dalam keadaan terkunci, entah bagaimana caranya Ferdi masuk, melihat ayahnya gantung diri, ia menangis dan shock, setelah mengetahui ayahnya sudah tidak bernyawa, saya minta bantuan tetangga untuk membantunya”, ujar Wiwin (43th) tetangga korban.

Selang tidak lama, anggota Polsek Gedangan tiba dilokasi setelah mendapat laporan warga. Dan selanjutnya mengadakan olah TKP. Jenazah korban dievakuasi dibawa ke RSUD Sidoarjo untuk diotopsi. (yun)

mungkin anda melewatkan