Iklan Rokok

24 Juni 2026

Metrosoeryanews

Aktual & Terpeecaya

Korem 083/BALADHIKA JAYA Ingatkan Bahaya Komunis

Malang, (Metrosoerya.net) – Sebanyak 150 Prajurit, PNS dan keluarga besar TNI (KBT) dari satuan jajaran Korem 083/Baladhika Jaya menghadiri sosialisasi Balatkom (Bahaya Laten Komunis) di alua Makorem 083/Baladhika Jaya, hari ini. Tujuan acara ini untuk merefresh dan mereview kembali terhadap pengkhianatan yang dilakukan oleh Komunis terhadap Pancasila sebagai ideologi Bangsa Indonesia, (28/11/2018).

Dalam amanat Danrem 083/Bdj Kolonel Inf Bagus Suryadi Tayo yang di bacakan oleh kepala seksi logistik Letkol Inf Joni Arsyah, Kegiatan pembinaan antisipasi balatkom dan paham radikal ini merupakan kegiatan yang sangat penting, yang bertujuan untuk menangkal timbulnya kembali gerakan-gerakan komunis gaya baru dengan cara meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada tuhan yang maha esa, meningkatkan pemahaman kembali terhadap nilai-nilai pancasila, meningkatkan wawasan kebangsaan, meningkatkan kemanunggalan TNI – rakyat, serta mewaspadai terhadap upaya – upaya penyusupan. Hal ini penting, mengingat komunis di Indonesia merupakan bahaya laten yang tidak pernah mati, akan tetapi hanya berubah bentuk serta akan terus berkembang dengan gaya barunya. ujarnya.

Ia menyampaikan, Sebagaimana diketahui bersama, bahwa gerakan komunis mempunyai cara pandang yang cenderung anti agama dan menolak sistem kekeluargaan, hal ini jelas – jelas sangat bertentangan dengan Ideologi Pancasila. Komunis itu dapat muncul kepermukaan secara tiba-tiba, jika kondisinya memungkinkan. Berdasarkan undang-undang Republik Indonesia Nomor 3 tahun 2002 tentang pertahanan negara, disitu disebutkan bahwa pertahanan negara bertujuan untuk menjaga dan melindungi kedaulatan negara, keutuhan wilayah negara kesatuan Republik Indonesia serta keselamatan segenap bangsa dari segala bentuk ancaman. Diantarannya ancaman yang datangnya dari dalam negeri kita sendiri, yang antara lain adalah bahaya laten komunis dan faham radikal. pungkasnya.

Ia mengatakan, Dalam rangka membantu pengawasan dan upaya pencegahan sebagai langkah antisipasi terhadap ancaman bahaya laten komunis maupun faham radikal agar tidak berkembang serta membahayakan kedaulatan negara, maka diperlukan upaya proaktif dari apkowil dan unsur intelijen yang ada di wilayah ini, agar senantiasa memonitor setiap kegiatan yang dilakukan oleh kedua kelompok tersebut. maka diharapkan kepada seluruh prajurit dan PNS serta keluarga besar TNI (KBT) jajaran Korem 083/Bdj agar senantiasa selalu waspada guna menangkal berbagai upaya bangkitnya kembali ajaran komunis maupun berkembangnya paham radikal. Jangan terpancing propaganda ataupun isu-isu yang sifatnya dapat memecah belah persatuan dan kebhinnekaan bangsa indonesia.

Bertindak sebagai pengisi materi Prof.Dr.Ir.Drs.Nugroho Hadisusanto, Dipl.H (Delft) menyampaiakan, Pancasila seba¬gai ideologi negara yang digunakan bangsanya perlu dijaga hingga titik daah penghabisan. Dengan perkembangan zaman saat ini, TNI dan seluruh warga harus waspada terhadap paham komunis. Karena paham komunis meru¬pakan bahaya laten yang sangat membahayakan kedaulatan NKRI.

“Kita semua, baik TNI dan rakyat, harus memahami bahaya laten komunis di negeri ini yang punya sejarah kelam. Dan paham yang dilarang dalam undang-undang ini agar kita perangi bersama di lingkungan kita. Kita harus waspada dan mengantisipasi paham komunis agar tidak lagi berkembang. Karena komunis bertentangan dengan landasan negara kita dan berpotensi membahayakan kedaulatan NKRI,” tukasnya. (Rtyn Prima)

mungkin anda melewatkan