Model Pemberdayaan Warga Kota Surabaya, Diadopsi Pemerintah Kota di Afrika
Surabaya, (Metrosoerya.net) – Rangkaian Kongres ke 7, UCLG wilayah Asia Pasifik, para peserta delegasi dari negara lain berkesempatan berkunjung di kawasan kawasan Kota Surabaya yang diakui telah maju dalam pemberdayaan masyarakatnya. Bahkan model pemberdayaan masyarakat kota di Surabaya ini, akan dijiplak oleh Mrs. Juliet M. Sale selaku Regional Director UCLG wilayah Afrika dan akan dijadikan model pemberdayaan masyarakat kota di negara negara Afrika.
Hal itu dikatakan Mrs. Sale, saat melihat secara langsung pameran hasil karya usaha ekonomi dari berbagai kegiatan kewirausahaan warga di Kelurahan Jambangan tepatnya Gang II A RT.02.RW.I. yang dikenal dengan sebutan kampung Pusat Ekonomi Jambangan Hebat (Pejabat).
Di kawasan ini delegasi pemerintah kota lain dari luar negeri tersebut mendapatkan penjelasan tentang produk usaha ekonomi rumah tangga yang sebagian besar dijalankan oleh kaum wanita, seperti kerajinan dari daur ulang barang bekas dan sampah, berupa asesoris busana,hiasan serta kerajinan lain, hasil olahan minuman dari tanaman obat keluarga hingga milkshake dan soft drink serta kuliner lain.
Ada juga kerajinan membatik yang menarik perhatian Mrs. Sale hingga nimbrung memegang canting untuk ikut membatik. “Saya takjub dengan kaum wanita di kampung ini dan akan saya jadikan model pemberdayaan bagi warga kota di Afrika, terutama daur ulang sampah sangat menakjubkan jadi barang berguna” ungkap Mrs. Juliet M.Sale, Sabtu (15/9/2018).
Menurutnya, sumber daya manusia di negaranya perlu berinovasi khusus kaum wanitanya seperti yang telah dilakukan oleh warga kota di Surabaya ini, dengan berwirausaha dalam berbagai bentuk usaha ekonomi dari skala rumah tangga. Ia, akan membuat perencanaan tentang model pemberdayaan ekonomi yang dijalankan oleh kaum wanita sekembalinya dari Surabaya ini.
Saking senangnya ia juga membeli kain batik seharga 250 ribu rupiah dari gang Pejabat yang juga bisa dimaknai Perkampungan Janda Hebat karena memang sebagian besar pelaku usaha ekonomi ini dijalankan oleh wanita single parent.
Camat Jambangan, Anna Fajriyatin yang mewakili Walikota Surabaya dalam mendampingi kunjungan delegasi UCLG ASPAC ke wilayahnya, mengungkapkan rasa bangga atas semangat berwirausaha warganya dan Pemkot.Surabaya bertugas memberikan fasilitasi yang dibutuhkan untuk menunjang kegiatan usaha tersebut. Kunjungan delegasi ini juga bentuk penghargaan dunia internasional atas prestasi yang telah dilakukan oleh warga kota khususnya di Kelurahan Jambangan ini.
“Tugas saya juga melakukan hal yang sama di kelurahan lain seperti Jambangan ini yang menjadi ikon wisata lingkungan” kata Anna yang didampingi Lurah Jambangan Hindun Masrufah, duo pejabat wanita yang berhasil membina wilayahnya ini. (Red)

