Novi-Marhaen Setelah Resmi Dilantik, Ingin Bangun Kembali Kepercayaan Masyarakat Nganjuk pada Pemerintah
Novi Rahman-Marhaen Djumadi usai dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Nganjuk oleh Gubernur Jawa Timur, Soekarwo di Gedung Grahadi, Senin (24/9/2018
SURABAYA-Metrosoerya.net – Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidayat dan Marhaen Djumadi baru saja dilantik oleh Gubernur Jawa Timur, Soekarwo di Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo Surabaya, Senin (24/9/2018).
Novi dan Marhaen dilantik bersama 11 kepala daerah yang lain hasil dari Pilkada 2018.
Salah satu program yang akan menjadi fokus dari Novi-Marhaen adalah membangun pemerintahan yang bersih dari korupsi.
Novi mengatakan, dirinya ingin membangun kembali kepercayaan masyarakat setelah Bupati Nganjuk periode 2013-2018, Taufiqurrahman terjaring OTT Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan kasus suap.
“Memang kita harus membangun kembali kepercayaan pemerintahan di mata masyarakat dan itu tidak semudah membalikkan tangan,” kata Novi.
Langkah pertama yang akan diambil Novi demi mewujudkan pemerintahan yang bersih adalah dengan membangun kerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Sedangkan yang kedua, Pemkab Nganjuk akan menerapkan pemerintahan yang transparan dan bersih.
“Tentunya nanti akan bisa dipantau oleh masyarakat melalui aplikasi yang telah disiapkan oleh pemerintah. Bagaimana penggunaan anggaran, kemana anggaran itu larinya, semuanya akan bisa dipantau oleh masyarakat,” tambah Novi.
Novi mengatakan, pada hari pertama kerjanya besok, ia dan Marhaen akan bertemu dengan jajaran Forum Pimpinan Daerah Kabupaten Nganjuk, para ketua partai, dan relawan di Pendopo.
“Kita syukuran sekaligus doa bersama untuk mengawali kerja ke depannya. Setelah itu mau apa, ya lihat besok saya kerja pertama kemana, kalau saya katakan sekarang tidak surprise namanya,” pungkasnya.(*Ratna Lopez)

