Pembangunan P3TGAI Desa Babaksari, Baru Beberapa Bulan Sudah Banyak Yang Retak
Metrosoerya.net|| Gersik – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mempercepat realisasi Program Padat Karya Tunai (PKT) 2020, salah satunya adalah Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi selanjutnya disingkat P3-TGAI adalah program perbaikan, rehabilitasi atau peningkatan jaringan irigasi dengan berbasis peran serta masyarakat petani yang dilaksanakan oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air.
Dengan percepatan realisasi program PKT diharapkan dapat mempertahankan daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi global akibat Pandemi COVID-19 yang terjadi sekarang.
Sangat di sayangkan jika melihat pelaksanaan pembangunan P3TGAI Desa Babaksari, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik yang terkesan asal jadi, pasalnya baru di bangun beberapa bulan yang lalu sudah mulai banyak yang retak di beberapa titik.
Menurut keterangan salah satu warga yang kebetulan melintas di lokasi tersebut saat di tanya media, Kamis (26/11) mengatakan, “bangunan itu sekitar 6 bulan kayaknya mas coba tanya ke pak lurah saja”,ucapnya.
Terpisah Sholihuddin Kepala Desa Babaksari saat di konfirmasi, Kamis (26/11) di kantor desa setempat seolah-olah menghindar dari media, “Ketua Hippa nya Amin, mungkin sekarang lagi mengajar dan orang nya juga susah ditemui mas,” ujarnya singkat dan langsung kembali ke ruangannya.
Sementara hingga berita ini diterbitkan, Amin ketua kelompok HIPPA Tirta Sari Desa Babaksari saat di temui media di kediaman nya masih belum berhasil di konfirmasi.
Menurut keterangan salah satu tetangga sebelah rumahnya beliau tidak berada dirumah. “Mas Amin dari tadi pagi pergi ke Surabaya mas”.Ucap tetangga samping rumah pungkasnya (sholeh )

