Iklan Rokok

12 Juli 2026

Metrosoeryanews

Aktual & Terpeecaya

Pemerintah Perlu Mengkaji Ulang PPDB (oleh: Hairudin Wartawan Metro Soerya Jember)

Hairudin Pemerhati Pendidikan

Jember-Metrosoerya.net,  Setiap menjelang tahun ajaran calon orang tua siswa fokus pada persoalan kemana putra-putrinya harus disekolahksn,  lalu bagaimana sistim penerimaan atau seleksi penerimaan.

Pemerintah memang telah menggratiskan biaya pendidikan disemua lembaga pendidikan negeri. soal biaya orang tua atau masyarakat boleh acungkan Jempol, tahun kemaren (Tahun Ajaran 2018/2019 ) menggunakan sitem Zonasi dengan berdasar pada KK, prestasi. Tetangga sekolah dan penerapan pilihan utama, kedua dan ketiga namun masih tetap menggunakan zonasi, pelaksaanan ini memang di akui cimik, walau tidak pakai kata sangat karena masih ada calon siswa yang memanfaatkan surat keterangan Domisili yang tidak sesuai data yang sebenarnya alias rekayasa alias palsu.

Karena masih adanya pro kontra dikalangan madyarakat. Maka sebaiknya pemerintah tidak mempersyaratkan keterangan domisili sebagai pengganti KK.

Memang ada aturan yang memperbolekan keterangan domisili sebagai pengganti KK walau dengan catatan minimal sekurang-kurangnya calon bertempat tinggal di alamat tersebut 6 bulan. Memang dalam hal ini panitya PPDB tidak bisa disalahkan karena dasarnya yang dijadikan acuan untuk menerbitkan surat keterangan domisili adalah dasa dari bawah yakni RT/RW hingga desa/kelurahan. Lalu yang menjadi pertanyaan apakah panitya sudah cek lokasi? Kakau mau bersih jujur dan adil.
Nah untuk mrnghilangan rasa kecemburuan sosial,  seharusnya pemerintah perlu mengkaji ulang tentang surt keterangan Domisili. sebaiknya tidak usah menggunakan surat keterangan domisili tapi cukup KK saja titik.
Kalau memang para orang tua ingin menyekolahan putra-putrinya pada sekolah yang dianggap faforit karena masih ada anggapan yang melekat dimasyarakat demi harga diri barang kali dengan sebutan sekolah faforit. Maka seharusnya orang tua sudah mrngurusi KK dimana putra’puttinya akan disekolahkan dengan sekolah yang dikehendaki dan masuk di KK misalnya dengan keterangan sebagai ponaan, saudara dll.

mungkin anda melewatkan