Penangkapan 1.500 ekor Burung tanpa ijin oleh Prajurit TNI AL Bali
Bali-Metro soerya.net, Pada hari Minggu tanggal 17 Maret 2019 pukul 00.45 wita bertempat di pelabuhan ASDP Lembar telah tiba Truk Sedang dengan nopol DK 9582 SI beserta barang bukti yang diperkirakan berjumlah 1.500 ekor burung tanpa surat ijin dari BKP Lembar yang berhasil di tangkap di pelabuhan Padang Bai oleh anggota TNI AL Denpasar beserta petugas BKIPM Denpasar yang selanjutnya dikembalikan ke BKP (Balai Karantina Pertanaian) Lembar.
Rangkaian kegiatan Pukul 00.10 wita Dankal Belongas Kapten Laut (P) Frangky, Kasi Ops Lettu Laut (P) Heru, Dansubunit Intel Lettu Laut Agung Haryono beserta BKO TNI AL ASDP Lembar berkoordinasi dengan petugas BKP Lembar (Ibu IGA Dalem) dan BKSDA (Bapak Nengah Sumindra). Pukul 00.50 wita membawa truk beserta barang bukti dari pelabuhan Lembar ke kantor BKP Lembar. Pukul 00.55 wita tiba di kantor BKP Lembar kemudian mengecek burung yang di lindungi dan yang tidak dilindungi serta mengecek jumlah keseluruhan burung.dilaksanakan introgasi oleh petugas BKP Lembar terhadap sopir truk atas nama Kamaruddin yang mengatakanTruck saya di sewa oleh Khadafi (Pengurus burung) untuk balik ke Lombok dengan perjanjian di bayar 3 juta rupiah. Sedangkan pak Khadafi ke lombok naik sepeda motor.
Setelah sampai di Lembar truck saya langsung di arahkan ke BKP Lembar dan pak Khadafi saya hubungi katanya mau nyusul ikut ke BKP, tetapi sampai sekarang belum hadir di BKP.
Setelah lama tidak datang di BKP Lembar saya hubungi lagi pak Khadafi tetapi HP nya sudah tidak aktif.
Pembuatan berita acara penyerahan barang bukti dari sopir truck kepada BKP Lembar dan dari BKP Lembar kepada BKSDA Mataram.
Barang bukti di naikan ke kendaraan selanjutnya di bawa ke kantor BKSDA Mataram untuk di karantina.
Tidak ada nya petugas keamanan maupun petugas dari BKP Padang Bai yang mengawal mengakibatkan 1 kotak Plastik dan 4 kotak kardus kosong tidak ada isi burung.
Berdasarkan keterangan Danposal Candidasa Lanal Benoa melalui hp bahwa semua kotak berisi burung dan Khadafi beserta temannya naik truk bukan naik sepeda motor seperti keterangan dari sopir truk.
Kurangnya koordinasi pihak BKP Padang Bai dengan pihak BKP Lembar yang mengakibatkan pengurus burung bisa melarikan diri.Jumlah burung yang di cek di Padang Bai tidak sesuai dengan jumlah yang di terima di Lembar.
Pelepasan burung direncanakan akan dilaksanakan pada hari Senin tanggal 18 Maret 2019 dan mengundang pihak TNI AL.(Riyanto)

