Gresik , Metrosoerya.net- Target 12 kursi bagi DPD Partai Golkar Gresik pada pemilihan umum legislatif 17 April 2019 kurang realistis masak hanya naik 1 kursi dari perolehan 11 kursi di pileg 2014 , kata Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto mengkritik pasangan target sebelumnya yang 12 kursi.Kenapa demikian, lanjut Menteri Perindustrian Kabinet Kerja karena pileg 2019 saat ini DPP Partai Golkar sudah menyediakan bendera partai, kaos, kerudung, sarung dan biaya saksi. ” Jadi DPD partai Golkar Gresik dibawah kepemimpinan Nur Hamim harus berjuang bersama. Dan target yang realistis yakni 15 kursi agar suara partai Golkar tetap nomor 1 di kabupaten Gresik,”tegasnya pada acara silaturahmi bersama 1000 kader partai pohon beringin dari DPD partai Golkar Gresik dan Lamongan di gedung Wahana Ekspresi Pusponegoro 2 pada Sabtu(17/3).Acara ini, dihadiri pula oleh jajaran DPD partai Golkar Jawa Timur, Ketua DPD partai Golkar Gresik dan Lamongan serta jajarannya serta Bupati Gresik.Tambah Airlangga Hartarto lagi, perolehan suara sebesar 22 persen lebih pada pileg 2014 bisa dipertahankan pada pileg 2019 ini. Keberhasilan kepengurusan DPD partai Golkar Gresik dalam mewujudkan target akan menentukan sekali.Karena waktunya kurang 33 hari lagi, jadi perlu kerjasama dan kerja keras agar tercapai.Dan pada kesempatan itu, orang nomor satu di DPP partai Golkar meminta kesanggupan untuk memenuhi target 15 kursi di dewan pada pileg 2019 ini, para pengurus DPD partai Golkar Gresik dan kadernya dengan serentak bersama menjawabnya”sanggup”.Ketua DPP partai Golkar juga berkehendak agar kepengurusan DPD partai Golkar Gresik dibawah kepemimpinan Nur Hamim bisa melanjutkan prestasi kepemimpinan sebelumnya yakni Sambari Halim Radianto pada pileg 2014. ” Partai Golkar di kabupaten Gresik selain menguasai parlemen dengan 11 kursi juga bisa mengusung Bupati sendiri. Jadi kepengurusan sekarang ,” imbuhnya.Pesan terakhir diakhir sambutannya kepada para kader dan simpatisan partai pohon beringin, agar dalam pileg 2019 ini para kader partai Golkar di Gresik dan Lamongan harus menjaga kebersamaan dan persatuan, jangan ada permusuhan antar caleg.Tanpa kebersamaan tidak ada suara yg dapat diraih untuk kemenangan partai Golkar. ” Mana yang digarap dan mana yang tidak digarap, jadi pengurus DPD partai Golkar harus tahu,” tutup Airlangga Hartarto.
Pada kesempatan itu, Bupati Gresik Sambari Halim Radianto dalam sambutannya menyampaikan keberhasilan pembangunan di kabupaten Gresik di masa kepemimpinannya selama 8 tahun ini terutama di bidang infrastruktur. Seperti, bendung gerak Sembayat, Stadion Gelora Joko Samudro, pelabuhan dan kawasan perindustrian JIPE Manyar, pembangunan infrastruktur di Pulau Bawean. (Siswandi)
Post Views: 38

