Iklan Rokok

14 Oktober 2026

Metrosoeryanews

Aktual & Terpeecaya

Polemik Tower di Paseseh Bangkalan Memanas, Warga Klaim Rugi Puluhan Juta dan Tuntut Ganti Rugi

BANGKALAN – Polemik keberadaan tower telekomunikasi di Dusun Kramat Sawah Tengah, Desa Paseseh, Kecamatan Tanjungbumi, Kabupaten Bangkalan kian memanas. Warga mempertanyakan dampak sosial dan lingkungan, hingga mengaku mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.

Persoalan bermula dari akses jalan menuju tower yang sempat dirantai oleh warga sebagai bentuk protes. Namun, rantai tersebut dikabarkan telah dibuka kembali tanpa adanya koordinasi dengan warga. Warga menduga pembukaan itu dilakukan atas perintah Kepala Desa Paseseh, meski hal tersebut masih perlu dikonfirmasi kepada pihak terkait.

Salah satu warga terdampak, H. Marsudi, mengaku sangat kecewa. Ia menilai keberadaan tower tersebut tidak memberikan manfaat bagi warga sekitar, justru menimbulkan kerugian.

“Saya secara pribadi mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah. Saya menuntut pertanggungjawaban atas dampak sosial, terutama terhadap warga yang telah dirugikan,” tegas H. Marsudi kepada wartawan.

Ia meminta pihak perusahaan penyedia tower tidak tutup mata terhadap keluhan warga. Menurutnya, perusahaan harus segera turun tangan dan membuka ruang dialog terbuka untuk mencari solusi terbaik.

Lebih lanjut, Marsudi menekankan pentingnya adanya kepastian hukum agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

“Kami meminta pihak perusahaan turun tangan dan membuat kesepakatan hitam di atas putih dengan warga terdampak. Supaya ke depan tidak terjadi hal-hal yang merugikan masyarakat. Jangan hanya membangun, tapi abaikan warga,” pungkasnya.

Polemik tower di Paseseh ini kini menjadi sorotan. Warga menuntut adanya transparansi, tanggung jawab, dan penyelesaian konkret dari pihak perusahaan maupun Pemerintah Desa Paseseh. Tanpa adanya dialog dan kesepakatan yang jelas, konflik antara warga dan perusahaan dikhawatirkan akan terus berlarut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak perusahaan tower maupun Pemerintah Desa Paseseh belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan dan dugaan yang disampaikan warga.@Muttakin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!